Perlahan / by Talitha Amalia Zafira

Ada perasaan janggal ketika pagi ditutupi awan namun matahari masih berusaha mengintip dari celah

Ingin kau sibak awan itu

Namun tak kuat

Gemuruh di dadamu menjelma isak yang membasuh rumput

Dan kau menangisi apa yang kau pendam semalaman

Tidak ingin hanyut

Maka kau biarkan angin mengiringi rintihan mu agar tak terdengar

Perlahan

Kau bisikkan kepada ranting agar tak runtuh menahan butir pinta mu

Pinta untuk menikmati sinar pagi itu