Candra dan Pelita (II) / by Talitha Amalia Zafira

"Bangun"
Tapi mata Pelita masih tertutup
Dan daun begitu tabah
Menahan dingin embun yang masih bersandar disisinya
Ada anak-anak yang menunggu Pelita untuk membangunkan mereka dalam selimut
Dinginnya fajar itu menarik mereka untuk terlarut


Lelap
Tersungkur

"Kalau sudah terlambat bagaimana?"
Janji Pelita pada Candra,
Tidak ada waktu yang akan ia buang sia-sia
 

"Bangun"

Dalam dingin,

Candra terus memanggil Pelita yang masih tenggelam